FUSI UINSU
Foto: Dekan FUSI UINSU Prof Dr Katimin (tiga kanan) memberikan kata sambutan didampingi Wadek I Dr H Arifinsyah (dua kanan) dan Wadek III Drs Maraimbang Daulay MAg (kiri).

MUDANEWS.COM, Medan – Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara menggelar Studium General, dengan tema ‘Agama dan Perdamaian di Era Global.’

Kegiatan yang berlangsung di Aula Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam Jalan Williem Iskandar Pasar V, Medan Estate, Kamis (12/10/2017) dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam Prof Dr Katimin.

Dalam sambutannya, Dekan mengatakan bahwa konflik tidak selalu terjadi atas nama agama. Konflik agama juga sangat rawan dalam isu Pilkada, serta menghimbau agar berhati-hati terhadap konflik agama.

Semetara itu, Dr H Arifinsyah MAg sebagai Narasumber yang merupakan Wakil Dekan I FUSI UINSU mengatakan Din (agama) yang diridhoi Allah adalah Islam.

“Agama harus mempunyai kitab suci yang original seperti Islam. Konflik terjadi karena adanya perbedaan sehingga dalam diri manusia suudzon sehingga tersumbat untuk pemecahan konflik,” ujar Arifinsyah.

FUSI UINSU
Foto: Kajur Studi Agama-agama Dra Husna Sari Siregar MSi (duduk sebelah kiri) foto bersama dengan narasumber dan mahasiswa.

Arifinsyah juga mengatakan bahwa setiap konflik harus cepat diselesaikan agar tidak terjadi konflik yang berkepanjangan di masyarakat.

“Di Indonesia yang terjadi sering yaitu politisasi agama yang sering muncul. Agama sering dijadikan pemicu konflik yang menyebabkan hilangnya perdamaian dimuka bumi ini,” jelasnya.

Turut hadir dalam Acara tersebut Wakil Dekan III Drs Maraimbang Daulay MAg, Kajur Studi Agama-agama Dra Husna Sari Siregar MSi, dan dosen Endang Ekowati, Elly Warnisyah Harahap, Siti Mahani dan Mahasiswa FUSI UINSU, serta moderator Muhammad Andre Pane. Berita Medan, Ahmad

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here