Foto: Suasana acara Verifikasi dan Penerbitan SK Inpassing Guru Bukan PNS di Bogor, Rabu (11/10).
Foto: Suasana acara Verifikasi dan Penerbitan SK Inpassing Guru Bukan PNS di Bogor, Rabu (11/10).

MUDANEWS.COM, Bogor – Penyelesaian proses pencairan tunjangan profesi guru (TPG) dan inpassing sudah hampir usai. Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Suyitno meminta para petugas di Kanwil Kemenag Provinsi berkoordinasi dengan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) setempat.

“Saya mengimbau untuk yang di Kanwil harus intensif koordinasi dengan KPPN dan bank mitra, untuk memperlancar pembayaran TPG dan Inpassing,” ujar Umar saat memberikan sambutan dalam acara Verifikasi dan Penerbitan SK Inpassing Guru Bukan PNS di Bogor, Rabu (11/10).

Suyitno mengilustrasikan, penyelesaian TPG dan Inpasing terhutang sudah memasuki langkah ke-17 dari 22 langkah yang diagendakan. Untuk itu, Suyitno meminta para pihak yang bertugas untuk terus maju menyelesaikan proses yang masih tersisa.

“Langkah yang tinggal sedikit lagi ini tidak boleh menyerah dan mundur,” imbuh Suyitno.

“Jadi distribusi tugas dan tanggungjawab itu penting karena akan meringankan pekerjaan dan lebih efektif dan efisien. Kasi sebagai ujung tombak pembayaran TPG dan Inpassing terhutang,” imbuh Guru Besar UIN Raden Fatah Palembang.

Verifikasi Penerbitan SK, kata Suyitno, penting dilakukan untuk memastikan semuanya sudah sesuai data dan regulasi yang ada. Apalagi, permasalahan TPG dan Inpasing terhutang ini menyita perhatian semua pihak. Karenanya, semua harus fokus dan serius agar data yang dihasilkan valid. (ka)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here