Kisruh PPDB Online Medan
Foto: Kadis Pendidikan Sumut Arsyad Lubis saat diwawancarai sejumlah awak media di Kantor Gubernur Sumut, Kamis (31/8/2017).

MUDANEWS.COM, Medan – Kecurangan soal Penerimaan Peserta Didik Baru Online SMA sederajat 2017 yang sedang booming di Medan, di tanggapi santai oleh Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara Arsyad Lubis.

Dia bilang sudah menggelar Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi E DPRD Sumut. Pihaknya baru mengetahui informasi soal temuan banyak pelajar yang masuk lewat jalur diluar PPDB Online, alias ilegal.

“Waktu itu sudah kita terima informasi ada siswa yang masuk tidak melalui jalur PPDB Online,” kata Arsyad saat ditemui di Kantor Gubernur Sumut, Kamis (31/8/2017).

Menyoal hal tersebut, pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan inspektorat. Pihaknya meminta bantuan inspektorat untuk melakukan pendalaman terhadap informasi kisruh PPDB itu.

“Itu langsung di respon, dan mereka sedang melakukan itu. Dan saya sudah tugaskan kepala sekolah SMA N 1, SMA N 2 misalnya, untuk hadir di Inspektorat, untuk didalami,” katanya.

Untuk diketahui, Ombudsman RI Perwakilan Sumut baru-baru ini menemukan ada 180 siswa sisipan di SMA N 2 Medan. Tak sampai di situ, ORI Sumut juga menemukan ada 72 siswa sisipan di SMA N 13 yang disebut-sebut sebagai sekolah favorit di Medan.

Para siswa sisipan ini juga terancam tidak memiliki Nomor Induk Siswa (NIS). Bahkan mereka juga terancam akan dipindahkan ke sekolah swasta. Berita Medan, Yogoy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here