Club Persatuan Tenis Meja Resika Labusel, Memberi Dampak Positif
Turut hadir Kaban Hanpang, Camat, Danramil, Polisi, Ketua PC Muhammadiyah Labusel dan Komponen masyarakat lainnya.

MUDANEWS.COM, Labuhanbatu Selatan – Disela-sela sibuknya aktifitas sehari – hari tidak diduga warga kota Labusel beserta petuah – petuah kota Kabupaten terujung Sumatera Utara itu tetap exis didalam membina Club Olahraga yang digemari para orang dewasa.

Sesuai pantauan kami di lapangan baru baru ini Club PTM Resika, di Kota Pinang Labuhanbatu Selatan, mengadakan tournament lokal yang tidak kalah serunya dengan tournament – tournament besar.

Dan MUDANEWS.COM konfirmasi panitia tournament yang juga merupakan tokoh masyarakat di Kabupaten Labuhanbatu Selatan khususnya Kota Pinang pada Rabu (7/8/2019) Muhammad Yunus yang selalu aktif didalam pembangunan daerah kota dan desa di Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Beliau mengatakan, bahwa tournament ini diadakan untuk memupuk sportifitas di dalam diri para atlit dan warga Labusel.

“Sekaligus menumbuhkan jiwa petarung untuk memperoleh pemain – pemain untuk bisa diturunkan ke tingkat – tingkat tournament daerah bahkan nasional,” jelasnya.

Dia menjelaskan, dalam rangka resepsi pemberian piala dan amplop bagi para juara, kami yang terdiri dari orang – orang tua berjumlah 18 orang, yang tergabung dalam Club PTM Resika, antara lain: Kaban Hanpang, Camat, Danramil, Polisi, Ketua PC Muhammadiyah Labusel dan Komponen masyarakat lainnya bergembira bersama demi memperkuat tali silaturrahim.

“Tidak lupa beliau menyampaikan Selamat kepada para juara Tournament internal PTM Resika Kota Pinang, yakni Ibnu Nst (juara 1), Fahmi (Juara 3), Iproh (juara 3) dan Jalal Pohan (juara 4). Jayalah olahraga, kuatlah silaturahmi,” sebut beliau.

Club Persatuan Tenis Meja Resika Labusel, Memberi Dampak Positif
Pengurus Club PTM Resika Labuhanbatu Selatan.

Yunus berharap beserta masyarakat, tournament – tournament seperti ini bisa terrealisasi dengan dorongan dari pemerintah daerah melalui instansi terkait. Berita Labuhanbatu Selatan, Denni Pardosi