Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) Carlo Tavecchio mundur dari jabatannya. (AFP PHOTO / ANDREAS SOLARO)

MUDANEWS.COM, Roma – Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) Carlo Tavecchio memilih mundur dari jabatannya, Senin (20/11).

Keputusan ini diambil setelah Italia gagal melaju ke putaran final Piala Dunia 2018.

Tavecchio menyatakan mundur usai menggelar pertemuan di markas besar FIGC di Roma. Ia meminta maaf karena gagal melaksanakan tugasnya selama tiga tahun terakhir.

“Saya pergi karena telah gagal dan saya meminta maaf kepada seluruh warga Italia. Sekarang saatnya Italia memulai era baru,” kata Tevcchio seperti dikutip Football Italia.

Italia gagal melaju ke Rusia 2018 usai kalah dari Swedia. Gli Azzurri hanya mampu bermain imbang di San Siro setelah sebelumnya takluk 0-1 pada leg pertama di babak play-off.

Timnas Italia untuk kali ketiga gagal melaju ke putaran final Piala Dunia. Sebelum 2018, Gli Azzurri juga gagal ke Piala Dunia 1930 dan 1958.

Tavecchio mengaku berada di bawah tekanan besar masyarakat Italia yang murka atas kegagalan yang dialami Gianluigi Buffon dan kawan-kawan.

“Ambisi politik dan pemecatan membuat kita tak bisa menghadapi alasan untuk kegagalan ini. Dan, saya telah mencatat perubahan sikap sebagian besar dari Anda,” ujar pria berusia 74 tahun itu.

Pelatih Italia, Gian Piero Ventura, pun lebih dulu dipecat pada Rabu lalu. Pelatih berusia 69 tahun itu juga dianggap sebagai biang keladi kegagalan Italia ke Rusia.