Foto: Presiden Jokowi didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla menerima delegasi OCA yang dipimpin Syekh Ahmad Al Fahad Al Sabah, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (16/10)
Foto: Presiden Jokowi didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla menerima delegasi OCA yang dipimpin Syekh Ahmad Al Fahad Al Sabah, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (16/10)

MUDANEWS.COM, Jakarta – Presiden Joko Widodo mengadakan pertemuan dengan Presiden Olympic Council of Asia (OCA) Sheikh Ahmad Al Fahad Al Sabah beserta delegasinya di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (16/10) pagi. Kedatangan delegasi OCA tersebut untuk mengetahui persiapan yang dilakukan Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018.

Seperti yang diketahui, Indonesia kembali ditunjuk sebagai tuan rumah ajang olahraga empat tahunan se-Asia tersebut, dengan Jakarta dan Palembang sebagai kota penyelenggaranya. Sebelumnya, Indonesia juga pernah dipercaya untuk menjadi tuan rumah Asian Games IV pada 1962 lalu.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani juga turut serta. Dia mengatakan bahwa pihak OCA merasa optimistis dengan persiapan yang dilakukan Indonesia.

“Mereka (OCA) optimistis dan akan datang lagi tahun depan untuk melihat hal-hal yang sudah kita lakukan. Sampai dengan saat ini tidak ada hal yang menjadi permasalahan,” ujarnya saat ditemui usai pertemuan.

Sampai saat ini, pemerintah masih melakukan berbagai persiapan untuk menyukseskan Asian Games tahun depan. Salah satunya ialah dalam pembangunan infrastruktur pendukung seperti sarana bagi para atlet, renovasi venue pertandingan, dan yang paling penting yakni sarana transportasi untuk mendukung mobilitas para atlet.

Di samping itu, pemerintah juga berharap bahwa suksesnya acara itu nantinya turut diikuti dengan prestasi yang ditunjukkan para atlet Indonesia dalam ajang tersebut.

“Karenanya, kita akan melakukan pertemuan teknis berkaitan dengan bagaimana kerja sama antara pihak OCA dengan kita sehingga tidak menemui masalah dalam hal itu (peningkatan prestasi),” ucapnya.

Pemerintah pun berharap agar pihak OCA dapat turut mempromosikan Asian Games 2018 ke dunia internasional, sehingga seluruh anggota yang terafiliasi dalam OCA dapat bergabung pada perhelatan kali ini.

“Yang diperlukan adalah bagaimana ke-45 negara yang nantinya akan hadir dalam Asian Games untuk bisa berperan serta menyukseskan Asian Games tahun 2018,” tutur Puan.

Dalam pertemuan itu, pemerintah Indonesia juga menyatakan kesiapannya jika saja diberi kesempatan untuk dapat menjadi tuan rumah penyelenggaraan ajang olahraga lain, salah satunya FIBA Basketball World Cup 2023. Indonesia berharap dapat menjadi tuan rumah ajang olahraga tersebut bersama dengan Filipina dan Jepang.

Saat ini, Indonesia (bersama Filipina dan Jepang) bersaing ketat dengan Rusia, Turki, dan Argentina-Uruguay dalam upayanya menjadi tuan rumah kejuaraan tersebut.

“Insya Allah kalau nanti dalam Asian Games 2018 semua sukses itu bisa tercapai, kita berkeinginan bahwa tahun 2023 kita bisa ikut Basketball World Cup sebagai tuan rumah bersama Filipina dan Jepang. Selain itu, kalau kita bisa, kita juga dimungkinkan untuk ikut Olimpiade 2030,” jelas Puan.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla turut didampingi oleh menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, dan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia Erick Thohir. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here