Geuchik
Effendi Geuchik (kades) Pondok kelapa Kecamatan Langsa Baro

MUDANEWS.COM, Langsa – Menjadikan desa lebih sejahtera, mandiri, dan mampu mengolah potensi daerahnya untuk peningkatan ekonomi perlu kerja tim yang kuat.

pentingnya saling bekerja sama dan bahu membahu untuk membangun Desa, jika kita saling bekerja sama pemerintahan di desa akan lebih maju dan berkembang .

Pembangunan pada Desa kita nomor satukan melalui Angaran Dana Desa yang telah dikucurkan oleh Pemerintah, jika kita kuat dengan saling bekerja sama maka tujuan membangun desa, memajukan Desa dan pemberdayaan masyarakat lebih berkembang.
Ditahun 2019 Nanti kita akan melakukan pengadaan alat foto copy di Gampong Pondok Kelapa, Kecamatan Langsa Baro dan itu bisa mebambah PAD Pada Gampong, selain itu juga ditahun yang sama Koperasi Badan Usaha Milik Gampong juga akan kita Programkan, hal ini dikatakan Geuchik ( Kepala Desa) Pondok kelapa, Efendi kepada Media Online MUDANEWS.COM, Kamis (27/12/2018) di kota Langsa.

Menurut Efendi ditahun 2019 nanti akan meningkatkan pemberdayaan dan Pengembangan Gampong .

Maka dari itu butuh waktu untuk meningkatkan kerjasama tim, yang awalnya antara satu dengan yang lain tidak hanya mengenal secara personal tapi juga menjadi tim yang membutuhkan keseriusan antara kita semua. Membangun Gampong sama sama memiliki tujuan akhir yang pisitif untuk desa dan masyarakatnya, mari membangun Gampong lebih aktif dan lebih tepat sasaran.

Kedepan kita akan melakukan Pembangunan Gampong pondok kelapa sesuai dengan RPJM.

Saat ini Pembangunan Gampong Pondok Kelapa, Kecamatan Langsa Baro, terus dilanjutkan oleh Geuchik yang baru menjabat selama enam bulan sejak pelantikan juli 2018 lalu.

Pembangunan yang akan dilaksanakan pada tahun 2019 lebih banyak dibidang pemberdayaan masyarakat, seperti pemberdayaan pemuda, pendirian Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) yang akan mengelola usaha di bidang foto copy serta akan didirikan koperasi, usaha-usaha ini akan dikelola oleh para pemuda gampong setempat, sumber dana nanti akan anggaran dari dana desa tahun 2019.

Pembangunan tahun depan akan di disesuakan dengan RPJM (Rencana Pembangunan Jangka Menengah) tahun 2019, pelaksanaan pembangunan kedepan sudah kita musyawarakan dengan kepala dusun dan warganya di dusun masing-masing, jumlah dusun ada 6 dusun.

“Bidang gotong royong tahun 2018 memang tidak ada,tahun 2019 kita hidupkan kembali, ungkapnya. (july)