Foto: Mendagri Tjahjo Kumolo memberikan pengarahan pada Pembekalan Kepemimpinan Pemerintah Dalam Negeri bagi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Angkatan III Tahun 2017,” di Jakarta, Rabu (6/12).

MUDANEWS.COM, Jakarta – Banyaknya kepala daerah yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi perhatian Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. Ia meminta para Kepala Daerah menjadikan kasus-kasus tersebut sebagai pelajaran berharga.

“Jangan ada kongkalingkong dalam pembahasan anggaran. Eksekutif daerah, jangan suka lobi-lobi hanya demi untuk mendapatkan kesepakatan. Apalagi sampai kemudian tergoda memberi ‘imbalan’,” kata Tjahjo saat Pembekalan Kepemimpinan Pemerintah Dalam Negeri bagi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Angkatan III Tahun 2017,” di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri di Jakarta, Rabu (6/12).

Jika praktik main mata dalam pembahasan anggaran terus dilakukan, Mendagri tidak menampik OTT akan kembali terjadi. Ia menambahkan terlebih sekarang KPK sedang gencar ‘memelototi’ daerah.

“Kami ingin tekankan perencanaan anggaran jangan ada bargaining yang berkaitan dengan dana dengan DPRD,” tegas Tjahjo.

Mendagri Tjahjo Kumolo juga meminta, agar Pemda juga tidak memaksakan program pada DPRD untuk disepakati, yang kemudian disertai dengan imbalan. Karena praktik seperti itu, mau disembunyikan seperti apa pun, pasti kebongkar.

“Jadi jangan main-main dengan anggaran rakyat. Jangan dijadikan bancakan, jika tak ingin bermasalah seperti yang terjadi di Jambi,” tutur Tjahjo. (red)