Foto: Tim Kesehatan Haji sedang memberi perawatan kepada seorang jemaah yang baru tiba di akibatkan kelelahan. Rabu (9/8).
Foto: Tim Kesehatan Haji sedang memberi perawatan kepada seorang jemaah yang baru tiba di akibatkan kelelahan. Rabu (9/8).

MUDANEWS.COM, Madinah – Musim haji 1438H/2017 sudah mendekati akhir. Proses pemulangan jemaah gelombang pertama melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah selesai hari ini.

Hal itu sekaligus menandai dimulainya pemulangan jemaah haji gelombang kedua melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah. Fase ini akan berlangsung dari 26 September sampai 5 Oktober mendatang.

Namun demikian, sejumlah jemaah saat ini masih menjalani perawatan, baik di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) maupun Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). Beberapa di antaranya diperkirakan masih akan menjalani perawatan dalam jangka waktu panjang.

Kepala Subsie Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), Dokter Ika Nurfarida Sholeh memastikan, bahwa jemaah yang sakit akan tetap dirawat di RSAS meski musim haji berakhir.

Menurutnya, tim dari unsur Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan akan terus melakukan visitasi sampai jemaah yang bersangkutan pulih.

Hal ini disampaikan Ika usai memimpin rapat persiapan kepulangan jemaah haji Indonesia gelombang kedua di KKHI Daker Madinah.

Menurutnya, jemaah sakit boleh diterbangkan pulang ke Tanah Air jika dinilai sudah layak terbang. Namun, jika kondisi pasien sampai akhir musim haji tidak layak terbang, maka akan tetap dirawat di Arab Saudi.

“Sampai kondisinya layak terbang,” ungkap Ika di Madinah, Rabu (20/9).

Disinggung tentang batas waktu, Ika menjelaskan bahwa tidak ada batasnya. Satu-satunya indikator adalah kondisi jemaah sakit itu sendiri. Kelayakan terbang akan dibuktikan oleh surat dokter dari RSAS.

“Jadi, kita tunggu sampai ada surat dari dokter RSAS yang akan menerangkan bahwa pasien tersebut layak terbang,” tuturnya.

Ika memastikan tim dari unsur Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan akan terus melakukan visitasi. “Termasuk mengkoordinasi kepulangan jemaah dengan pihak haji Indonesia, juga embarkasi yang mengirimnya,” tandas Ika. (ka)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here