Foto: Kadaker Makkah Nasrullah Jasam.
Foto: Kadaker Makkah Nasrullah Jasam.

MUDANEWS.COM, Makkah – Fase pemberangkatan jemaah haji Indonesia gelombang kedua dari Makkah menuju Madinah dimulai. Jemaah kloter 44 Embarkasi Surabaya menjadi yang pertama diberangkatkan dari Tharwat Zamzam Hotel menuju Kota Nabawi.

“Hari ini pemberangkatan jemaah haji pertama kali dari Makkah menuju Madinah, yaitu SUB 44. Awalnya ada 450 jemaah, hanya ada tiga orang yang sakit, satu dirawat di KKHI, satu di RS An Noor, dan satu orang di RS King Faishal, jadi yang berangkat 447 jemaah,” terang Kadaker Makkah Nasrullah Jasam usai melepas keberangkatan jemaah di Makkah, Selasa (12/9).

“Nanti kalau kondisinya sudah membaik, mereka bertiga yang sakit akan menyusul diberangkatkan ke Madinah,” sambungnya.

Menurut Nasrullah, pemberangkatan pertama ini berjalan lancar, meski kedatangan bus sedikit mengalami keterlambatan. Jadwal semula jemaah akan berangkat jam 06.05 waktu Arab Saudi (WAS), namun akhirnya bus baru berangkat 07.15 WAS.

“Insya Allah selanjutnya kita akan terus berkoordinasi dengan Bidang Transportasi, Maktab, dan Muassasah agar ketepatan waktu bus betul-betul akurat. Sebab pemberangkatan ke Madinah ini berkaitan dengan salat Arbain. Jadi kalau terlambatnya signifikan tentu akan mempengaruhi ibadah Arbain jemaah di Madinah,” tuturnya.

Kabid Transportasi PPIH Arab Saudi Subhan Cholid menjelaskan, keterlambatan kedatangan bus pagi ini karena ada persoalan administrasi yang harus diselesaikan Naqabah (organda Saudi) dan pihak maktab di hari pertama pemberangkatan. Subhan optimis, ke depan keberangkatan akan lebih tepat, sesuai jadwal.

Subhan juga memastikan bahwa keterlambatan keberangkatan SUB 44 hari ini tidak akan mempengaruhi hitungan ibadah Arbain jemaah. “Insya Allah tidak mempengaruhi ibadah Arbain jemaah di Madinah,” tegasnya.

Selain SUB 44, ada 15 kloter lainnya yang akan diberangkatkan sepanjang hari ini menuju Madinah. Subhan mengatakan pihaknya telah menyiapkan 150 armada untuk mengatar jemaah haji pada pemberangkatan hari ini.

“Kita sudah koordinasi dengan syarikah dan mereka sudah siapkan armada yang kita butuhkan dan seluruhnya sudah upgrade,” tutur Subhan.

Seiring keberangkatan SUB 44, mulai hari ini, Daker Makkah akan melepas keberangkatan jemaah dalam dua jalur, yaitu menuju Jeddah dan Madinah. Proses ini akan terus berjalan hingga 20 September 2017. Adapun mulai tanggal 21 – 26 September, pemberangkatan jemaah hanya dari Makkah menuju Madinah.

“Kemarin kami sudah rapat meminta agar seluruh petugas sektor siap 24 jam di sektor masing-masing agar perjalanan jemaah ke Jeddah dan Madinah terlayani,” kata Nasrullah.

Selama dalam perjalana menuju Madinah, bus yang membawa jemaah akan menjalani satu kali pengecekan dokumen, dan beberapa kali pengecekan mobil. Namun, kata Nasrullah, kalau mobil jemaah biasanya tidak terlalu ketat, karena sudah ada stikernya.

“Insya Allah lancar dan tidak ada masalah,” tandasnya. (ka)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here