Foto: Kepala Daker Bandara Arsyad Hidayat.
Foto: Kepala Daker Bandara Arsyad Hidayat.

MUDANEWS.COM, Jeddah – Hari kedua pemulangan jemaah haji Indonesia, total sudah ada 7.258 orang yang telah diterbangkan menuju Tanah Air.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Daker Bandara Arsyad Hidayat di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah.

“Sampai hari kedua ini sudah ada 18 kloter dengan 7.258 jemaah yang sudah terbang ke Indonesia,” terangnya, Kamis (7/9) malam.

Menurutnya, lima kloter terbang pada hari pertama pemulangan, Rabu (06/09), yaitu: kloter pertama Embarkasi Medan (MES 01), Jakarta – Pondok Gede (JKG 01), Solo (SOC 01), Makassar (UPG 01), dan Padang (PDG 01).

Tiga belas kloter terbang sepanjang hari ini yaitu tiga kloter dari embarkasi Surabaya (SUB), satu kloter dari embarkasi Balikpapan (BPN), satu kloter embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG), empat kloter dari Embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS), satu kloter dari Medan (MES), dan tiga kloter dari Solo (SOC).

Untuk rencana pemberangkatan pada Jumat (08/09) besok, Arsyad mengatakan akan ada 19 kloter yang kembali diterbangkan dari bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. Total jemaah yang diberangkatkan besok adalah 7.649 jemaah.

“Jika digabung dengan pemberangkatan besok, hampir 15 ribu jemaah yang meninggalkan Jeddah menuju Tanah Air,” tuturnya.

Dua hari pemulangan, Arsyad mengaku tidak ada kendala berarti. Hanya Arsyad mengaku masih ada saja barang bawaan jemaah yang terkena sweeping petugas maskapai karena tidak sesuai ketentuan. Barang bawan dimaksud antara lain berupa Air Zamzam dalam koper yang terpaksa dikeluarkan karena terdeteksi pada saat pemindaian (x ray).

“Air Zamzam dalam koper bahkan menjadi perhatian khususu pihak maskapai agar disampaikan ke jemaah bahwa itu tidak boleh dibawa,” ujar Arsyad.

“Kalau yang dibawa di tas tentengan terutama gunting, gunting kuku, alat cukur jenggot yang termasuk barang yang dilarang dibawa jemaah saat pulang ke Tanah Air sehingga disweeping pihak maskapai,” tandasnya. (ka)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here