Foto: Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin beri keterangan pers usai gelar Doa Bersama untuk Rohingya di Daker Makkah, Minggu (3/9).
Foto: Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin beri keterangan pers usai gelar Doa Bersama untuk Rohingya di Daker Makkah, Minggu (3/9).

MUDANEWS.COM, Makkah – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan proses puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina) berjalan lancar.

“Alhamdulillah seluruh proses berlangsung sesuai harapan. Di Arafah semua jemaah tertampung di tenda masing-masing. Transportasi juga berlangsung sangat baik,” ujar Menag usai menggelar Doa Bersama Untuk Rohingya di Daker Makkah, Minggu (3/9).

Doa bersama ini diikuti oleh delegasi Amirul Hajj dan para petugas Daker Makkah. Acara yang diawali Magrib berjamaah disertai pembacaan Qunut Nazilah ini diisi dengan pembacaan Ratib Al-Attas yang dipimpin oleh Naib Amirul Hajj KH Musthafa Aqil Siradj. Adapun pembacaan doa dipimpin oleh KH Harits Sodaqah.

Menag mengaku ada sedikit catatan, utamanya di Mina. Menurut Menag, terjadi kepadatan di tenda Mina saat jemaah menjalani mabit (menginap). Hal itu tidak terlepas dari bertambahnya kuota haji Indonesia tahun ini yang cukup signifikan.

“Bertambahnya kuota tidak sebanding penambahan tenda sehingga semakin padat. Ini akan ditindaklanjuti agar tidak terulang,” tandas Menag.

Meski demikian, secara umum proses di Mina berjalan lancar. Sebagian besar jemaah haji Indonesia mengambil Nafar Awal (keluar dari Mina tanggal 12 Zulhijjah), dan mereka kini sudah kembali ke hotel.

“Beberapa masih ada di Mina karena mengambil Nafar Sani (keluar dari Mina tanggal 13 Zulhijjah). Mudah-mudahan besok semua sudah kembali ke hotel,” tuturnya.

Menag mengingatkan para petugas haji untuk kembali ke tempat tugas masing-masing. Menurutnya, petugas Daker Makkah sudah harus mempersiapkan proses pemulangan jemaah gelombang pertama menuju ke Jeddah untuk kemudian diterbangkan ke Tanah Air.

Proses pemulangan jemaah gelombang pertama akan dimulai pada 6 September. Besok atau dua hari sebelum pemulangan, akan dilakukan penimbangan barang bagasi jemaah.

Sementara untuk petugas Madinah, kata Menag, harus segera bersiap untuk menyambut jemaah haji gelombang kedua. Pemberangkatan mereka dari Makkah akan mulai berlangsung pada 12 September 2017.

“Pengalaman tahun lalu selalu terulang sebagian besar jemaah kita mengalami kelebihan berat barang bawaan. Saya imbau Jangan berlebihan dalam belanja. Jangan beli barang yang sesungguhnya ada di tanah air,” pesan Menag.

“Ini agar dipatuhi demi keselamatan jemaah haji kita,” tandasnya. (ka)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here