Pemdes Sukahurip, Adakan Pelatihan Penanggulangan Resiko Bencana
Kepala Desa Sukahurip bersama Ketua Forum PRB Kabupaten Ciamis, Babinsa, Bhabinkamtibmas Desa Sukahurip

MUDANEWS.COM, Ciamis – Kepala Desa Sukahurip, Turiman S.Ag, terus mendorong agar warga masyarakat, yang tinggal diwilayah Desa Sukahurip, untuk mempersiapkan diri jika sewaktu-waktu terjadi bencana alam.

Karena di Kabupaten Ciamis, wilayah Desa Sukahurip, termasuk kedalam daerah rawan terjadinya bencana, mulai dari longsor, angin kencang, gempa bumi hingga banjir. Dengan persiapan sejak dini jadi langkah paling masuk akal dilakukan Pemerintah Desa Sukahurip, untuk menghadapi kemungkinan terburuk yang kapan saja bisa terjadi.

“Seperti yang dilakukan pada hari ini yaitu Pelatihan Penanggulangan Resiko Bencana diwilayah Desa Sukahurip, yang diikuti oleh para Ketua RT, dan Linmas, ini sudah tepat sekali dilaksanakan. Sehingga jika sewaktu-waktu memang terjadi bencana warga masyarakat bisa mengambil langkah yang tepat dan cepat,” ujar Kepala Desa Sukahurip, Turiman S.Ag, ditemui usai kegiatan Pelatihan Penanggulangan Resiko Bencana, Senin (09/09/2019).

Dijelaskan Turiman, untuk diwilayah Desa Sukahurip, ini simulasi dalam menghadapi setiap bencana alam sudah menjadi kebutuhan. Artinya warga masyarakat sudah mesti paham dengan segala bentuk potensi bencana alam di wilayah ini.

“Ketidaktepatan dalam bertindak ketika terjadi bencana alam punya efek sangat luas, termasuk dampak korban jiwa,” ujarnya.

Oleh sebab itu sudah saatnya warga masyarakat terus dilatih, dan dibekali terkait mitigasi bencana alam.

Terpisah Ketua Forum PRB Kabupaten Ciamis, Ade Deni, mengatakan bahwa kegiatan simulasi bencana yang digelar oleh Pemerintah Desa Sukahurip ini diikuti oleh sekitar 60 orang peserta.

Pemdes Sukahurip, Adakan Pelatihan Penanggulangan Resiko Bencana
Seluruh peserta Pelatihan Penanggulangan Resiko Bencana

Dijelaskan Ade, tujuan dari program itu ialah untuk membangun kesadaran warga masyarakat, serta menumbuhkan sikap kesiapsiagaan masyarakat. Selain itu juga membangun budaya aman, serta menumbuhkan naluri untuk selamat dari ancaman bencana alam.

“Target dari simulasi ini adalah meminimalisir korban bila terjadi bencana yang sesungguhnya. Dan lebih baik lagi jika tidak ada korban jiwa. Itu sangat kita tekankan di simulasi ini,” tandasnya. Berita Ciamis, BQ