demam berdarah
Batu Bara Darurat Demam Berdarah, 2 orang dinyatakan positif sementara 19 lainnya suspeck.

MUDANEWS.com, Batu Bara l Demam berdarah atau DBD kembali berjangkit di Kabupaten Batubara. Kali ini di Desa Aras Dusun 3 Kecamatan Air Putih bahkan selama dua minggu terakhir telah jatuh korban 2 orang positif DBD dan 19 orang suspect DBD.

Kades Aras M Yusuf saat ditemui Rabu (11/4) mengaku di desanya khusus Dusun 3 telah ditemukan 19 orang suspect dan 2 positip DBD. Kejadian tersebut telah berlangsung selama 2 minggu. Bahkan satu keluarga di dusun 3 Desa Aras yakni keluarga Pairin ditemukan suspect DBD. Penuturan warga korban tidak dibawa ke rumah sakit karena tidak ada yang menjaga akhirnya berobat jalan.

Kades mengatakan telah dilakukan fogging Jumat (6/4) lalu yang dilaksanakan Puskesmas Pematang Panjang. Meski begitu setiap hari tetap saja bertambah korban suspect.

Sementara Kadis Kesehatan Kab Batubara dr. Dewi melalui Sekretaris dr. Deni Syahputra dihubungi lewat telepon seluler membenarkan telah menerima laporan suspect DBD dan telah menginstruksikan petugas dari Puskesmas Pematang Panjang melalukan fogging.

Namun saat ditanya apa langkah Dinkes selanjutnya dr. Deni menyarankan agar pasien dibawa ke rumah sakit. Petugas kesehatan dari Puskesmas menurutnya secara rutin melakukan kunjungan ke Desa Aras khususnya Dusun 3 yang terjangkit DBD.

Selain itu dr. Deni menghimbau peran serta masyarakat dalam penanganan sanitasi melalui pembersihan rumah dan sekitar rumah.

Masyarakat menyayangkan meski telah banyak berjatuhan korban suspect DBD namun Pemkab Batubara melalui Dinkes hanya mengirimkan petugas yang notabene hanya para medis. Seharusnya menurut mereka Dinkes menurunkan Kabid Pemberantasan Penyakit atau dokter langsung mengecek pasien ke rumah mereka dan apabila diperlukan merujuk mereka ke rumah sakit.

Hari ini Rabu (11/4) kembali dilakukan fogging (pengasapan) di areal terpapar DBD di Dusun 3 Desa Aras. Kepala Desa Aras M Yusuf langsung me dampingi petugas fogging.

Khairul, pasien Demam Berdarah yang dirawat jalan.

Sementara saat bersamaan korban suspect DBD Khairul dibawa ke rumah sakit guna penanganan intensif. Sholeh Pelka/MN