Krisis Air Bersih Batubara
Foto : Sepanduk yang diduga dipasang oleh staf perusahaan, bertanda PDAM Tirta Tanjung tidak beroperasi.

MUDANEWS.COM, Batubara – Krisis air bersih diperkirakan masih akan berlangsung saat Ramadhan mendatang di Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batubara.

Pasalnya, PDAM Tirta Tanjung yang biasanya menyuplai air bersih kepada 4500 kepala keluarga tiap harinya, kini berhenti beroperasi tanpa sebab yang jelas.

Berbagai asumsi pun muncul, sebut saja Aldy Warga Tanjung Tiram kepada MUDANEWS.COM mengatakan, Kamis (18/5/2017) PDAM Tirta Tanjung sudah tidak beroperasi selama lima hari belakangan ini, menurutnya hal ini terjadi kerena sejumlah pegawai mereka mogok kerja.

Hal ini dilakukan, karena para pegawai perusahaan tidak digaji selama 5 bulan.

Ditambah lagi adanya sepanduk yang dipasang didepan kantor PDAM yang bertuliskan “Mohon maaf kepada pelanggan, saat ini PDAM tidak beroperasi sampai pergantian direktur yang baru”.

Sementara itu, Zulkifli salah satu pelanggan PDAM Tirta Tanjung menyayangkan sikap perusahaan yang dinilai tidak profesional, karena mengabaikan kebutuhan dasar hajat hidup orang banyak.

Karena air merupakan kebutuhan Pital masyarakat, “jangan dong dikarenakan pengorganisasian yang tidak beres di perusahaan membawa dampak yang cukup besar bagi masyarakat, kalau sudah seperti ini siapa yang dirugikan, kan masyarakat juga”.

Zulkifli meminta kepada stacholder terkait khususnya Pemerintah bergerak cepat, mengambil langkah, “jangan sepelekan hal yang seperti ini, karena akan memberikan dampak yang cukup besar, apabila ini terus berlarut,”cetusnya. Berita Batubara, Erwin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here