MudaNews.com, Medan – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kantor Cabang Utama Medan menyelenggarakan pemeriksaan IVA (Inpeksi Visual dengan Asam asetat)/Papsmear di Puskesmas Belawan.

Pemeriksaan ini salah satu bentuk program promotif dan preventif bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) untuk menekan jumlah penderita kanker serviks.

“Layanan pemeriksaan IVA/Papsmear ini dijamin BPJS Kesehatan. Sehingga, peserta JKN-KIS tidak perlu khawatir dengan biayanya,” kata Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Utama Medan Sudarto K.S. di Puskesmas Belawan, Jalan Kampar, Medan, Sabtu (22/4).

Melalui kerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dan Dinas Kesehatan Kota Medan, BPJS Kesehatan siap memberikan layanan deteksi dini kanker serviks kepada seluruh perempuan usia produktif yang telah menjadi peserta JKN-KIS.

Jika setelah diperiksa dirasa perlu penanganan lebih lanjut, maka pasien akan dirujuk sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Berdasarkan data peserta BPJS Kesehatan secara nasional pada 2016, jumlah kasus kanker serviks di tingkat pelayanan Rawat Jalan Tingkat Lanjutan (RJTL) mencapai 12.820 kasus dengan total biaya Rp56,5 miliar. Sementara, di tingkat Rawat Inap Tingkat Lanjutan (RITL), tercatat ada 6.938 kasus dengan total biaya Rp87,1 miliar.

Pada tahun yang sama, terdapat 137.465 peserta JKN-KIS yang menjalani pemeriksaan IVA dan 206.497 peserta JKN-KIS yang menjalani pemeriksaan Papsmear.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Medan Irma Suryani menambahkan, kanker serviks tidak langsung nampak. Umumnya masyarakat baru mengetahui menderita kanker serviks ketika sudah stadium lanjut.

“Kita harap masyarakat lebih waspada dengan penyakit tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan di puskesmas dengan mendeteksi kanker leher rahim pada 30 orang ibu-ibu. Ini sudah dilakukan tiap tahun. Pemeriksaan tidak sulit dan rumit, tetapi mudah dan murah,” pungkas Irma.[red]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here