AMPSU Minta Gubernur Sumatera Utara
Koordinator Aksi Boby Harahap menyampaikan orasinya di Depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara

MUDANEWS.COM, Medan – Aliansi Mahasiswa Peduli Sumatera Utara (AMPSU) gelar Aksi di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menuntut agar kasus Dugaan pengkondisian pemenang lelang Proyek di Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatera Utara agar segera diusut.

Hal itu diungkapkan Koordinator Aksi Boby Harahap saat aksi di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Jalan Jenderal Besar A.H. Nasution No.1 C, Pangkalan Masyhur, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Kamis (27/6/2019).

Dalam orasinya, berdasarkan Informasi dan data diperoleh, pernyataan Komisioner KPK yang mengatakan bahwa Sumatera Utara merupakan provinsi terkorup di Indonesia, merupakan tamparan keras bagi masyarakat Sumatera Utara (sumber : Media Indonesia, 12 April 2019). Hal ini menunjukan betapa kurang seriusnya aparat penegak hukum dalam memberantas korupsi di Sumatera Utara.

Lanjut Boby, Slogan Sumut Bermartabat seakan hanya ”Lip Style” belaka, karena faktanya keadaan Sumatera Utara semakin memburuk di bawah kepemimpinan Sdr Edy Rahmayadi.

Selanjutnya, pekik Boby, beberapa hari lalu juga sama-sama kita lihat bahwa Gubernur Sumatera Utara telah melantik beberapa pejabat eselon di Sumatera Utara. Jika kita lihat, orang orang yang dilantik hanya itu itu saja dan hanya posisinya yang berbeda. Ini juga menunjukan bahwa Gubernur Sumatera Utara tidak mampu merekrut orang-orang baru yang lebih berkompeten dan berdasarkan pengamatan kami, beberapa pejabat eselon yang dilantik diduga terlibat dalam berbagai kasus dugaan korupsi di Sumatera Utara dan anehnya Gubernur Sumatera Utara tetap saja mempertahankan orang-orang yang diduga terlibat dalam berbagai kasus dugaan korupsi di Sumatera Utara untuk menjabat diberbagai posisi pejabat eselon.

Selain itu, satu diantara orang yang dilantik yakni Ir Dahler Lubis sebagai Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Sumatera Utara. Berdasarkan pantauan kami di lapangan, bahwa telah terjadi dugaan korupsi di Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumatera Utara semasa dipimpin oleh Ir Dahler Lubis, yakni dugaan korupsi pada pengadaan kambing senilai Rp 8 Milyar yang bersumber dari APBD Sumatera Utara T.A 2018.

Oleh sebab itu, kami menduga kuat bahwa telah terjadi pengkondisian pemenang pada pelaksanaan tender proyek tersebut sehingga diduga telah terjadi pada praktik pungli serta praktik korupsi yang mengarah pada kerugian keuangan negara. Tidak cukup sampai di situ, dugaan pengkondisian pemenang pada pelaksanaan proyek diduga juga terjadi pada lelang proyek pengadaan kerbau senilai Rp. 11,5 M yang bersumber dari APBD Sumatera Utara T.A 2018

Berdasarkan hal tersebut di atas, maka kami dari Aliansi Mahasiswa Peduli Sumateara Utara, menyatakan sikap sebagai berikut :

1. Mendesak Polda Sumatera Utara dan Kejati Sumatera Utara agar segera mengusut tuntas dugaan korupsi di Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumatera Utara semasa dipimpin oleh Sdr. Ir. Dahler Lubis.
2. Mendesak Polda Sumatera Utara dan Kejati Sumatera Utara agar segera mengusut tuntas dugaan pengkondisian pemenang di Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumatera Utara terkait hal tersebut di atas.
3. Mendesak Gubernur Sumatera Utara agar segera mengevaluasi kembali penetapan Sdr. Ir. Dahler Lubis sebagai Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Sumatera Utara.
4. Meminta DPRD Sumatera Utara agar segera memanggil dan meminta pertanggung jawaban Sdr. Ir. Dahler Lubis beserta rekanan terkait dugaan korupsi serta pengkondisian pemenang lelang proyek tersebut di atas.

Massa aksi diterima oleh Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum), Sumanggar Siagian SH MH yang mengatakan segera diperiksa dan ditindak lanjut. Berita Medan, MN