Penikam Sopir Grab di Thamrin Plaza Medan
Foto: Kepala Kepolisian Sektor Medan Area Komisaris Hartono (pegang tali dan pisau) didampingi Kepala Unit Reserse Kriminal Inspektur Satu Rudi Silalahi (kanan), memaparkan para pelaku berikut barang bukti di markas Kepolisian Sektor Medan Area.

MUDANEWS.COM, Medan – Pelaku penikaman sopir Grab, yang terjadi di Pelataran Parkir Thamrin Plaza, Jalan M.H Thamrin, Kelurahan Sei Rengas Permata, Kecamatan Medan Area, Rabu (31/8/2017) malam, berhasil diamankan di Kepolisian Sektor Medan Area.

Kepala Kepolisian Sektor Medan Area Komisaris Polisi Hartono mengatakan, dua pelaku berhasil diamankan, terkait kasus penikaman terhadap Mukafil (36), warga Jalan Pahlawan, Kecamatan Medan Perjuangan. Pertama yang diamankan adalah Daniel Siregar (18), warga Jalan Sempurna Ujung, Kecamatan Medan Denai, ia diamankan di lokasi kejadian.

“Pelaku ini diamankan security Thamrin Plaza, setelah mendengar jeritan korban minta tolong saat dijerat dan ditikami pelaku di dalam mobil,” kata Hartono di Markas Kepolisian Sektor Medan Area, Kamis (1/9/2017) siang.

Dijelaskan Hartono, pelaku Daniel Siregar, berperan sebagai penumpang yang minta diantarkan ke Thamrin Plaza. Di pelataran parkir lantai I Thamrin Plaza, pelaku menjerat leher korban dengan tali nilon dari belakang. Dikarenakan korban melawan, pelaku langsung menikam kedua pipi dan dagu korban dengan pisau yang telah dibawa di tas ranselnya.

“Pelaku Daniel Siregar ini masih berstatus pelajar SMA, di salah satu perguruan SMA Swasta di Medan,” ujar Hartono.

Hasil pengembangan dari Daniel Siregar, sambung Hartono, Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Medan Area, berhasil mengamankan Roy Marten Sinaga (24), yang berperan sebagai pemesan mobil Grab korban.

“Roy Marten Sinaga kita amankan dari rumahnya di Jalan Turi, Gang Sentosa, Kecamatan Medan Denai, Kamis (31/8/2017) dini hari. Dan kita masih melakukan penyelidikan terkait sebesar apa keterlibatan kedua pelaku ini,” ujarnya.

Ketika disinggung terkait motif para pelaku, Hartono dengan tegas mengatakan bahwa motifnya adalah murni perampokan. Dimana sebelum melancarkan aksinya para pelaku sudah merencanakannya.

“Ini sudah direncanakan. Mengapa demikian. Pelaku menjerat leher korban menggunakan tali nilon yang sudah disimpul terlebih, berarti sudah ada rencana dan ada niat, pelaku juga membawa pisau yang disimpan di tas ranselnya,” ungkap Hartono.

Untuk kondisi korban, lanjut Hartono, sudah mulai sadarkan diri, namun masih dirawat di rumah sakit. Korban mengalami luka tikaman dibagian kedua pipinya, dan dagu. Selain itu ada juga luka goresan pisau dibagian lengannya.

“Pengakuan sementara dari pelaku. Niat mereka hanya untuk mengambil uang dan dompet korban, dan baru pertama kali melakukan aksi seperti ini. Namun, masih kita dalami, guna mencari siapa otak pelaku dan apakah ada pelaku lainnya,” jelasnya.

“Selain pelaku, kita juga menyita barang bukti seperti, satu bilah pisau yang digunakan untuk menikam korban, tali nilon yang digunakan untuk menjerat leher korban, satu buah batu, satu tas ransel dan dua unit handphone,” pungkas Hartono. Berita Medan, Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here