Demo Kantor Gubernur, Mahasiswa Minta Batalkan Pengangkatan Dirut Bank Sumut
Ketua PKC PMII Sumatera Utara Azlansyah Hasibuan dan Ketua PW HIMMAH Sumut Abdul Razak Nasution hendak masuk masuk Gubernur Sumut Edy Rahmayadi

MUDANEWS.COM, Medan – Kelompok Mahasiswa yang tergabung dalam Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) Sumatera Utara dan Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam (PMII) Sumatera Utara melakukan aksi demontrasi di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara di Jalan P Diponegoro No 30 Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara, Senin (8/0/2019)

Kedatangan mahasiswa ini menyampaikan masukan konstruktif/ kritik kepada Gubernur Sumut terkait pengangkatan Mochammad Budi Utomo sebagai Direktur Utama yang dinilai telah langgar Peraturan OJK/ POJK.3/2016.

Dalam orasinya Massa Mahasiswa menyampaikan tuntutan yakni Meminta Gubernur Sumatera Utara Bapak Edy Rahmayadi selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) terbesar di PT Bank Sumut agar menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa terkait Pembatalan Pengangkatan Mochammad Budi Utomo Sebagai Dirut PT Bank Sumut.

Satu Jam menyampaikan berorasi, massa HIMMAH dan PMII disambut langsung Gubernur Sumatera Utara Bapak Edy Rahmayadi dengan mengundang massa mahasiswa ke Aula Rapat lantai 1 untuk berdialog, dan Dialog tersebut cukup alot.

Dalam Dialog tersebut Mahasiswa yang di komandoi 2 ketua Umum yakni Abdul Razak Nasution, Ketua PW HIMMAH Sumut dan Azlansyah Hasibuan, Ketua Umum PKC PMII Sumatera Utara.

Dalam Dialog yang diawali Gubernur Edy Rahmayadi tersebut Gubernur Mengapresiasi para mahasiswa datang ke kantor Gubernur menyampaikan aspirasi terkait pengangkatan Dirut Bank Sumut yakni Bapak M Budi Utomo. Gubernur mempersilakan Mahasiswa untuk menyampaikan isi statement.

Demo Kantor Gubernur, Mahasiswa Minta Batalkan Pengangkatan Dirut Bank Sumut
Gubernur Sumut Edi Rahmayadi bersama PMII dan HIMMAH

Ketua PKC PMII Sumatera Utara Azlansyah Hasibuan menyampaian secara khusus tuntutan kepada Gubernur selaku Pemegang Saham Pengendali PT Bank Sumut yakni :

1. Meminta Gubernur Sumatera Utara selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) untuk menggelar RUPS terkait pembatalan pengangkatan Muchammad Budi Utomo Dirut PT Bank Sumut karena dinilai mengangkangi POJK No 27/ POK.03-2016

2. Gubernur Sumatera Utara harus objektif dalam membangun Sumut, demi terciptanya sumut yang bermartabat. Jangan terkesan adanya “ TITIPAN “ tertentu di PT Bank Sumut dalam hal pengangkatan pimpinan/ Dirut

3. Memberikan waktu 3 x 24 jam kepada Gubernur Sumatera Utara agar mengkoordinasikan kepada pihak-pihak terkait untuk menggelar RUPS Luar biasa terkait pembatalan/ pemberhentian M Budi Utomo sebagai Dirut PT Bank Sumut.

Lanjut Abdul Razak Nasution Ketua PW HIMMAH Sumut menyampaikan hal senada bahwa 3 tuntutan itu benar dan mendukung Gubernur Sumut yang memiliki Slogan Sumut bermartabat khususnya dalam hal pengangkatan Direksi di Bank Milik Daerah tersebut.

Menanggapi itu, Gubsu menjelaskan dan mempertanyakan tuntutan mahasiswa
yakni memberikan waktu 3 x 24 jam apa?? tegas Gubernur.

Demo Kantor Gubernur, Mahasiswa Minta Batalkan Pengangkatan Dirut Bank Sumut
Abdul Razak Nasution menyampaikan aspirasi didepan Edy Rahmayadi

“Seyogianya pak Gubernur selaku Penguasa eksekutif di Sumut dan juga pemegang saham terbesar PT Bank Sumut hanya mengkoordinasikan kepada pihak-pihak terkait tentang apa yang menjadi aspirasi Kami ini. Ini tentunya mudah bagi seorang Gubernur. ” terang Razak kepada Gubernur.

Di akhir dialog kesimpulan yang didapat bahwa Gubernur Sumut menyampaikan, sampai saat ini belum ada Dirut Bank Sumut defenitif dan masih menunggu hasil fit and proper test OJK.

Gubsu meminta maaf kepada rakyat Sumut melalui HIMMAH dan PMII terkait pengangkatan Dirut Bank Sumut didalam RUPS 12 April lalu apabila ada kesalahan ketika pers konfers pasca RUPS 12 April lalu.

Walhasil, Adzan Dzuhur pun berkumandang Gubsu dan mahasiswa mengakhiri dialog tersebut sambil membubarkan diri sembari Salat Dzuhur. Berita Medan, Ilham