Pendidikan Hulu Migas Medan
Haryanto Syafri (kiri) dan Muhammad Ichsan (kanan)

MUDANEWS.COM, Medan – Kuliah Umum Hulu Migas diadakan Study Kajian Hulu Migas (SKHM) Wilayah Sumatera lintas sektoral, Jumat (13/7/2018) di Medan.

Kuliah Umum yang bertemakan “Menggali Ketahanan Energi Nasional & Kelancaran Hulu Migas” turut dihadiri langsung Kepala Departemen Humas SKK Migas Wilayah Sumbagut, Haryanto Syafri sekaligus sebagai pembicara, dan Koordinator Presidium SKHM Pusat, Muhammad Ichsan.

Haryanto Syafri dalam paparannya mengatakan bahwa perlunya sosialisasi terus menerus kepada masyarakat tentang industri Hulu Migas ini agar masyarakat mampu mengetahui apa problema Migas di Indonesia dan apa saja sektor unggulan Migas dan siapa yang menanganinya.

“Pengolahan Migas ini ada dua sektor, yang pertama Hulu Migas, Kedua Hilir Migas, Sektor Hulu Migas ini adalah Sektor Pengolahan Bahan mentah, sebelum dijadikan Produk yang nantinya akan di nikmati, sementara kalau Sektor Hilir adalah pemasaran setelah di olah menjadi produk, seperti halnya BBM yang kita nikmati di Pom Bensin,” terangnya.

Haryanto Syafri menambahkan untuk menjaga kebutuhan energi negara, sektor Hulu Migas Indonesia terus di eksplor dan diawasi oleh Satuan Kerja Khusus pelaksana kegiatan usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) disetiap masing masing wilayah yang terdapat minyak buminya.

“Kebutuhan rakyat terhadap Minyak dan Gas bumi itu kan tinggi, jadi Pemerintah terus mengawasi dan berusaha terus memenuhi kebutuhan itu, diawasi juga pengelolaannya, hingga kini Minyak Bumi kita 85% untuk kebutuhan dan milik Negara, sisanya 15 % dikelola investor yang turut membantu dalam proses eksplorasi karena mereka yg memiliki ketrampilan teknologi dan keuangan dalam pengolahannya. Sementara untuk Gas Bumi 70% milik negara, 30% pihak investor,” tambahnya.

Sementara itu Koordinator SKHM Sumatera, Muhammad Roni mengatakan bahwa kegiatan seperti ini akan dilakukan terus menerus ke seluruh daerah sumatera sebagai upaya sosialisasi sektor hulu migas.

“Hulu Migas ini belum semua orang tau seperti apa, jadi kita kenalin dulu apa itu Hulu Migas ke daerah-daerah melalui kuliah umum seperti ini, dan ini adalah langkah awalnya, kemudian setelah Hulu Migas sudah diketahui banyak orang, kita akan coba beri edukasi life in dengan aksi langsung bersama masyarakat di lapangan,” jelasnya.

Roni mengapresiasi antusiasme peserta yang tinggi dengan banyaknya peserta yang hadir walaupun kegiatan ini pertama dilakukan dan juga ramainya pertanyaan yang diajukan ke pemateri. Diakhir acara SKHM Sumatera memberikan cinderamata berupa plakat penghargaan kepada pemateri dan dilanjutkan sesi foto bersama Pemateri dan para peserta.

Kegiatan tersebut dihadiri puluhan peserta lintas kalangan, mulai dari mahasiswa, kelompok pemuda dan aktivis industri migas. Berita Medan, MN