INALUM dan ALMI
Foto: Menandatangani Nota Kesepakatan antara PT Inalum Persero dengan PT ALMI yang akan membangun Parbrik Aluminium Slab Kaula Tanjung.

MUDANEWS.COM, Batubara – PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) (PT Inalum) bekerja sama dengan PT Alumindo Light Metal Industry Tbk (ALMI) berkomitmen akan membangun pabrik Aluminium Slab Kaula Tanjung, bentuk kerja sama tersebut dilakukan melalui menandatangani Winardi, Direktur Utama INALUM dan Alim Markus, Direktur Utama ALMI, bertempat di Board Room Lantai 27, Graha CIMB Niaga, Jalan Jend. Sudirman Kav. 58, Jakarta Selatan, Rabu (6/9/2017).

Hal ini disampaikan managemen Inalum melalui siaran Persnya yang diterima awak Media, Jumat (8/9/2017) Menurut Direktur Utama INALUM Winardi, MoU ini merupakan langkah strategis bagi INALUM dalam rencana pengembangan proyek diversifikasi produk Aluminium berupa Aluminium Slab.

“Kerjasama ini merupakan langkah strategis INALUM dalam rangka mengakselerasi tahap pengembangan bisnis dengan rencana memproduksi produk turunan Aluminium berupa Aluminium Slab. Melalui MoU ini diharapkan akan terjalin aliansi strategis antara INALUM dengan ALMI sebagai salah satu perusahaan terbesar di Indonesia yang memproduksi Aluminium Slab dan turunannya,” tutur Winardi.

Sebagaimana diketahui, Aluminium Slab merupakan salah satu produk turunan dari Aluminium berupa lembaran dengan panjang ± 5m dan tebal sekitar 15 – 24 cm. Aluminium Slab selanjutnya akan diolah lebih lanjut menjadi aluminium plate, sheet, coil dan foil.

Adapun PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) merupakan Perusahaan Peleburan Aluminium yang baru saja menjadi BUMN pada tahun 2013 dan berkedudukan di Kuala Tanjung, Sumatera Utara. Sedangkan PT Alumindo Light Metal Industry, Tbk adalah perusahaan terbuka yang berkedudukan di Sidoarjo, Jawa Timur. Bisnis utamanya adalah usaha di bidang industri aluminium lembaran dengan jenis produk berupa aluminium sheet, coil dan foil.

MoU tersebut meliputi persiapan studi kelayakan teknis dan bisnis pembangunan Pabrik Aluminium Slab, dukungan dan asistensi dalam berbagai bentuk khususnya terkait dengan pembuatan studi kelayakan, pembentukan perusahaan patungan (“JV”) yang melakukan Engineering, Procurement and Construction (“EPC”) serta pengoperasian dan pemeliharaan Pabrik dan fasilitasnya apabila studi kelayakan yang dilakukan dinyatakan ”Layak”.

Kedua belah pihak berharap, melalui penandatanganan MoU ini akan terjalin komunikasi yang lebih erat dan adanya sharing knowledge terkait produk Aluminium Slab tersebut. Berita Batubara, Erwin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here