Foto: Presiden Jokowi, diikuti Wapres dan Seskab, bersiap melakukan Rapat Terbatas, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (25/7).
Foto: Presiden Jokowi, diikuti Wapres dan Seskab, bersiap melakukan Rapat Terbatas, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (25/7).

MUDANEWS.COM, Jakarta – Presiden Joko Widodo mengingatkan, dalam hal pembangunan dan transportasi massal, Indonesia masih tertinggal dengan negara-negara lainnya. Untuk itu, diperlukan keberanian dalam pembangunan transportasi massal, baik berupa MRT, LRT, dan yang lain-lainnya.

“Dalam pembangunan transportasi massal, baik berupa MRT, LRT, dan yang lain-lainnya kita harus berani mengejar ketertinggalan itu,” kata Presiden Jokowi saat memberikan pengantar pada Rapat Terbatas tentang Perkembangan High Speed Train di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (25/7) sore.

Pembahasan mengenai pembangunan kereta cepat sendiri telah dilakukan dalam sejumlah kesempatan. Sebab, pembangunan moda transportasi massal seperti kereta cepat saat ini sudah dianggap sangat mendesak.

Di era persaingan global yang semakin ketat, kecepatan dan efisiensi mobilitas orang dan/atau barang menjadi sangat penting. Untuk itulah Kepala Negara sekali lagi mengumpulkan jajarannya untuk mengetahui perkembangan kelanjutan proyek tersebut.

“Saya ingin mendapat laporan dari perkembangan di lapangan baik untuk yang Jakarta-Bandung maupun yang rencana Jakarta-Surabaya,” kata Presiden sebelum mendengarkan pemaparan jajaran terkait. (ka)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here