Foto: Presiden Jokowi saat memberikan pengantar pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (22/6).
Foto: Presiden Jokowi saat memberikan pengantar pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (22/6).

MUDANEWS.COM, Jakarta – Presiden Joko Widodo memastikan, harga bahan bakar minyak (BBM) dan gas tidak akan naik pada bulan depan. Kepastian itu telah melalui perhitungan secara seksama dan berulang kali.

Penegasan itu disampaikan Jokowi karena dalam hitungan pemerintah sempat muncul opsi mengerek harga BBM pada Juli, yang dikarenakan pergerakan harga minyak mentah. Minyak mentah Indonesia (ICP) dalam lima bulan terakhir lebih tinggi 44,68 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

“Setelah dikalkulasikan kembali, BBM tidak dinaikkan, termasuk di dalamnya gas,” ujar Jokowi saat membuka sidang kabinet paripurna di Istana Merdeka, Kamis (22/6).

Keputusan ini juga telah dikukuhkan melalui dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 2304 K/12/MEM/2017 yang ditandatangani Menteri ESDM Ignasius Jonan tanggal 21 Juni 2017.

Harga BBM premium dan solar hingga 30 September tak berubah. Premium tetap Rp6.450 per liter dan solar Rp5.150 per liter. Sementara itu, harga minyak tanah masih dipatok Rp2.500 per liter.

Harga itu sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Berrnotor (PBBKB).

Pemerintah tercatat telah menahan harga BBM dalam 15 bulan terakhir. Sebelumnya, premium dan solar masing-masing dipatok Rp6.950 per liter dan Rp5.650 per liter. (ka)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here